Menilik Pembiayaan Perbankan ketika Eropa Perlu Pasokan Batu Bara

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 11
Kamis, 23 Juni 2022 18:53 WIB

INFO BISNIS - Uni Eropa harus bekerja keras mencari pemasok batu bara menjelang musim dingin tahun ini. Situasi kian kritis setelah Rusia memutuskan untuk mengurangi pasokan gas ke kawasan tersebut. Benua Biru diketahui mulai menyasar sejumlah negara untuk mendapatkan pasokan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Meski sempat berkomitmen menghentikan operasi PLTU, kali ini pembangkit fosil itu kembali diaktifkan.

Hal ini merupakan imbas dari kebijakan blok Barat untuk mengembargo batu bara dari Rusia. Tekanan makin dirasa setelah Presiden Vladimir Putin memotong pasokan gas ke Eropa melalui pipa North Stream I hingga 60 persen dari waktu normal. Hal ini membuat pasokan minyak dan gas bumi di Eropa makin menipis.

Eropa juga bakal menghadapi musim dingin. Padahal, konsumsi energi selama musim dingin lebih tinggi dibandingkan biasanya. Warga Eropa terbiasa menggunakan penghangat ruangan selama musim tersebut.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan bahwa sejumlah negara Uni Eropa sudah mendekati pengusaha dalam negeri demi mendapat pasokan emas hitam tersebut.

Salah satunya Jerman, telah menginformasi potensi krisis dan secara resmi meminta 150 juta batu bara dari Indonesia. Hal ini akan berpengaruh pada revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2022. "Gambaran permintaan sudah 150 juta (ton). Itu yang bicara angka Jerman yang saya tahu," ujar Ridwan.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi menyebut asosiasi batu bara Jerman telah membuat pertemuan dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif beberapa waktu lalu

"Pada pertemuan tersebut disampaikan bahwa 50 persen dari suplai batu bara Jerman berasal dari Rusia dan dengan perkembangan situasi saat ini Jerman ingin mengembangkan kerja sama suplai batu bara dari Indonesia," kata Agung.

Adapun, batu bara diperdagangkan pada level US$395,50 per metrik ton pada Selasa, 21 Juni 2022. Harga tersebut naik tinggi mencapai 3,47 persen atau 13,25 poin dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Sementara itu di dalam negeri, produksi batu bara Indonesia hingga kini telah mencapai 284,41 juta ton atau 42,90 persen dari target yang ditetapkan di awal tahun yakni 663 juta ton.

Di tengah tingginya permintaan ini, pemerintah memastikan bahwa pasokan untuk domestik tidak terganggu dengan kondisi yang ada saat ini.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan berpendapat peran perbankan masih sangat diperlukan untuk menyalurkan kredit ke sektor energi fosil termasuk batu bara. Menurutnya, hal ini menjadi dasar yang sangat kuat bagi perbankan untuk tetap mendukung energi fosil lantaran masih sangat krusial baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, sekaligus menjawab lonjakan kebutuhan energi dari luar negeri.

"Sejauh ini tidak ada larangan bagi dunia perbankan dalam negeri terhadap pembiayaan batu bara di dalam negeri termasuk yang saat ini ramai dibicarakan ketika perbankan memberikan fasilitas pinjaman terhadap perusahaan di sektor batu bara," katanya.

Menurutnya, perbankan di Indonesia selama ini telah menggunakan skema bisnis yang benar dalam mendukung kinerja perusahaan batu bara. Bahkan, perbankan di Indonesia khususnya Himbara termasuk salah satu bank yang memiliki Standar Prosedur Operasional (SOP) yang ketat sebelum menyalurkan dukungan pembiayaan kepada sektor energi fosil.

Batu bara, kata Mamit, masih menjadi sumber kekayaan alam yang dibutuhkan oleh Indonesia termasuk dunia. Penggunaan batu bara kian masif dilakukan di tahun ini seiring dengan adanya ketidakpastian pasokan energi fosil lainnya akibat perang Rusia-Ukraina.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia juga diketahui terus mengoptimalkan kekayaan alam yang dimiliki termasuk batu bara. Upaya ini dilakukan dengan mempersiapkan langkah Net Zero Emission atau netral karbon pada 2060.

"Ini kesempatan bagi kita sebagai negara eksportir batu bara terbesar. Harusnya dioptimalkan sebesar-besarnya potensi batu bara yang kita miliki sampai pada titik tidak boleh digunakan," ujarnya.

Di sisi lain, perbankan Tanah Air sedang menggencarkan green financing untuk mendukung upaya percepatan penggunaan energi terbarukan di dalam negeri. "Green financing saat ini sedang berjalan dan saya mendukung hal tersebut. Hanya saja, jangan sampai kekayaan alam yang kita miliki tidak bisa dioptimalkan karena kendala pendanaan," ucap Mamit. (*)






20 menit lalu

BNI dan KBRI Bawa UMKM Masuk Pasar Korsel

Paviliun Indonesia membawa mitra UMKM binaan BNI dalam program Xpora untuk mempromosikan produk-produk unggulan.


30 menit lalu

Berwisata ke Resor Terbaik Dunia di Bali

Meraih penghargaan World's Top Small Stays-Asia dan Top Safari Stays, Plataran Menjangan menawarkan pengalaman ekowisata yang tak terlupakan.


1 jam lalu

Bank Sultra Siap Jadi Tuan Rumah Undian Simpeda Nasional 2022

Gubernur H. Ali Mazi,SH memberi dukungan penuh. Kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi potensi daerah Sulawesi Tenggara kepada perwakilan dari 24 BPD yang akan hadir di bulan Agustus mendatang.


2 jam lalu

Kementan Genjot Keahlian dan Pengetahuan SDM Pertanian

SDM Pertanian yang unggul mampu diciptakan sejak dini melalui peningkatan kemampuan teknis pelatihan.


2 jam lalu

FAO Nilai Mentan Kelola Pertanian Sangat Baik

Dalam 2 tahun terakhir sektor pertanian memberikan kontribusi kepada perekonomian Indonesia.


3 jam lalu

Green Bond Efektif, BNI Siap Lanjutkan Pembiayaan

BNI akan melakukan pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan.


3 jam lalu

Izin Lingkungan Dicabut, Pemprov DKI Harus Pastikan PT KCN Stop Aktivitas Bongkar Muat Batubara

Warga Marund mendesak Pemprov DKI untuk memastikan bahwa PT KCN telah menghentikan aktivitas bongkar muat batu bara setelah izin lingkungan dicabut.


4 jam lalu

Bamsoet Apresiasi CRV Club Siap Gabung dengan IMI

Menjadi anggota IMI akan mendapat banyak kemudahan. IMI menjalin kerja sama dengan berbagai instansi.


4 jam lalu

Lestari Moerdijat: Pariwisata Berkelanjutan Harus Libatkan Masyarakat Lokal

Pengembangan lokasi wisata dan pelestarian warisan budaya yang menjadi objek wisata harus bisa dilakukan secara bersamaan.


4 jam lalu

Bamsoet Dukung Pembalap Muda Gokart Indonesia ke Italia

Para pembalap muda yang akan berangkat ke ajang internasional merupakan binaan SN Racing.