Eks Karyawan Merpati Sebut Pemeritah Tak Niat Bayar Pesangon Rp 318 Miliar

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 7
Kamis, 23 Juni 2022 19:18 WIB
Kuasa Hukum Tim Advokasi Paguyuban Pilot Eks Merpati Nusantara Airlines David Sitorus saat ditemui di Menara Mandiri Jakarta pada Kamis, 23 Juni 2022. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Tim Advokasi Paguyuban Pilot Eks PT Merpati Nusantara Airlines David Sitorus menilai pemerintah tak berniat membayar pesangon senilai Rp 318 miliar kepada para mantan pegawai maskapai penerbangan BUMN itu. 

"Kalau selama ini gak ada niatnya. Dari 2014 masih kosong saja, belum ada niat satu sen pun," kata David saat ditemui di Menara Mandiri Jakarta pada Kamis, 23 Juni 2022.

Ia menyatakan pihaknya ingin bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara sejak lama, tapi Erick Thohir tidak pernah mau menemuinya. Dia juga sudah berupaya mengirimkan surat, kemudian ke Komnas HAM yang belakangan meminta keterangan ke Erick.

"Tapi keterangan tertulis itu tidak dijawab Menteri BUMN. Nah sekarang kita ke DPR dan DPR sudah mengatakan tolong dikawal pailitnya PT Merpati Nusantara Airlines ini untuk memenuhi pesangon para karyawannya," ujar David.

Namun begitu, kata dia, Erick Thohir dinilai masih memiliki hati nurani karena pernah mengeluarkan pernyataan soal penjualan aset maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Erick pernah menyebutkan bahwa aset Merpati yang dijual, diprioritaskan untuk memenuhi pesangon.

Seperti diketahui, sejak perusahaan bangkrut, jumlah mantan karyawan Merpati yang hak pesangonnya belum dipenuhi mencapai 1.233 orang. Sebagian karyawan tercatat belum menerima pelunasan pesangon sebesar 50 persen, sementara sisanya sama sekali belum memperoleh uang putus.

12 Selanjutnya





21 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, 3 Tersangka Ditahan di Rutan Salemba

Penyidik Kejagung melakukan penyerahan tahap II atas kasus korupsi pengadaan pesawat Garuda jenis Bombardier CRJ-100


22 jam lalu

Airlangga Pamer Kartu Prakerja di Maroko: 12,8 Juta Penerima Terlayani

Airlangga menjelaskan Kartu Prakerja tidak hanya membantu pekerja terkena PHK, tapi juga menciptakan wirausaha.


1 hari lalu

Setelah Garuda Lolos PKPU

Garuda lolos PKPU setelah mayoritas krediturnya menyetujui proposal perdamaian. Namun, pengesahan homologasi ditunda.


1 hari lalu

Asetnya Disita Satgas BLBI, Bagaimana Respons PT Bogor Raya Development?

Menkopolhukam sekaligus Ketua Pengarah Satgas BLBI Mahfud Md mempersilakan obligor mengajukan upaya hukum jika keberatan asetnya disita.


1 hari lalu

Satgas BLBI Sita Aset Obligor Milik Duo Harjono di Bogor Senilai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyita aset jaminan Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono alias duo Harjono di kawasan Bogor, Jawa Barat pada hari ini.


1 hari lalu

Dikritik Jokowi, Pertamina Sebut Telah Lakukan Efisiensi dan Hemat Rp 32,6 Triliun

Manajemen PT Pertamina (Persero) menyatakan telah menjalankan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar BUMN terus meningkatkan efisiensi.


1 hari lalu

Thai Lion Air Layani Penerbangan Jakarta - Bangkok, Harga Tiket Mulai Rp 1,4 Juta

Thai Lion Air, anak usaha Lion Air Group akan melayani penerbangan rute Jakarta-Bangkok per Sabtu mendatang, 25 Juni 2022.


2 hari lalu

Delay Penerbangan, Faktor ini Membuat Penumpang Berhak Mendapatkan Kompensasi

Maskapai harus bertanggung jawab atas kerugian penumpang akibat delay, kecuali jika keterlambatan disebabkan oleh faktor cuaca dan teknis operasional.


2 hari lalu

Sri Mulyani Jelaskan Alasan Rasio Utang Indonesia Masih Aman

Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa posisi utang pemerintah saat ini masih berada pada level yang aman.


2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Garuda Bayar Utang yang Hampir Rp 143 Triliun, Jokowi Sentil BUMN

Kemarin, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyentil sejumlah perusahaan negara dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta.